Khasiat Susu Kambing Dalam Mengatasi Insomnia

insomnia

insomniaKebiasaan meminum susu telah lama diketahui sebagai suatu kebiasaan yag sehat dan baik bagi tubuh manusia. Hal itu disebabkan oleh adanya kandungan di dalam susu yang dibutuhkan bagi pemeliharaan kesehatan dan perkembangan tubuh anak, seperti protein, kalsium, kalium, dan fosfor.

Selain untuk merawat kesehatan tubuh, susu juga memiliki manfaat bagi kesehatan jiwa. Manfaat ini didapat dari kemampuan susu untuk memberikan efek menenangkan dan membantu istirahat. Hubungan antara khasiat susu dan kualitas tidur telah lama diteliti. Para ahli gizi menemukan adanya zat-zat yang mampu mengurangi kadar stres juga terdapat di dalam susu, sehingga membantu seseorang untuk rileks dan lebih mudah tertidur. Hal ini tentunya merupakan kabar yang baik bagi para penderita insomnia, sebab insomnia memberikan efek tidak baik pada fisik dan psikologis manusia, khususnya pada lansia. Meminum susu yang hangat yang lezat sebelum tidur untuk mendapatkan istirahat yang berkulitas? Siapa yang tidak mau?

 Pada Juni 2020, Times of India melaporkan temuan bahwa mengonsumsi produk susu memiliki efek samping positif pada kualitas tidur. Penelitian tersebut dilakukan dengan mencatat dampak yang teramati pada hewan dan manusia yang mengonsumsi produk olah susu seperti keju, mentega, yogurt, dan susu formula sebelum tidur. Hasilnya disimpulkan bahwa kandungan triptofan dan melatonin yang terdapat dalam produk olahan susu akan bertindak dalam menginduksi tidur sehingga menjadi lebih nyenyak.

Diketahui zat triptofan dapat merangsang produksi hormon serotonin dalam otak manusia. Serotonin adalah hormon pengantar sinyal antarjaringan syaraf (neurotransmitter) yang bersifat penenang dan dapat membantu meningkatkan suasana hati. Hormon serotonin juga membantu berbagai kelangsungan tubuh seperti pencernaan, fungsi seksual, dan proses pembekuan darah.

Sementara melatonin adalah hormon yang dihasilkan oleh kelenjar pineal di dalam otak dan berfungsi untuk mengatur irama tidur (ritme sirkadian) dan menimbulkan rasa kantuk. Kombinasi sinergis antara kedua hormon tersebut sangat efektif dalam membantu mengurangi kecenderungan insomnia dan gangguan tidur lainnya. Itulah sebabnya kedua zat ini lazim digunakan dalam suplemen yang bertujuan untuk mengatasi insomnia.

Namun demikian, para ahli juga menyatakan bahwa bukti-bukti ilmiah dan data yang pasti untuk menyebut susu sebagai alternatif yang efektif dalam menyembuhkan insomnia masih belum kuat. Sebagian besar masih mengaitkan efek susu dalam membantu kualitas tidur sebagai suatu sugesti, alias masih merupakan tahayul. Kepercayaan bahwa susu dapat meningkatkan kualitas tidur menimbulkan efek psikologis positif di dalam pikiran seseorang, sehingga orang tersebut menjadi tenang dan damai ketika tidur.

Sayangnya bagi sebagian orang kebiasaan meminum segelas susu hangat sebelum tidur bukanlah jawaban dari masalah mereka. Umumnya hal ini terkait dengan alergi dan berbagai masalah ketidakcocokan dalam mengonsumsi produk-produk susu seperti masalah pencernaan (sembelit atau justru mencret), perut kembung, asam lambung, dan kenaikan berat badan.

Untuk mengatasi berbagai keluhan tersebut, susu sapi dapat diganti dengan susu kambing. Segelas susu kambing hangat (yang dipanaskan tidak lebih dari 48°C) dapat dikonsumsi setengah jam sebelum waktu tidur kemungkinan dapat membantu meningkatkan kualitas istirahat dan perlahan-lahan mengembalikan pola tidur yang teratur, sehingga pada akhirnya juga akan membantu mengatasi insomnia.

Dibandingkan dengan susu sapi, susu kambing memiliki berbagai macam kelebihan. Susu kambing tidak menimbulkan ketidaknyamanan pada lambung karena tidak menghasilkan lendir sebanyak susu sapi ketika diolah dalam lambung. Selain itu, susu kambing juga berkhasiat untuk mengobati penyakit pernapasan seperti asma, baik untuk kesehatan jantung, meningkatkan antibodi, dan membantu merawat kecantikan.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *